|
RSU Abadi Samboja Terima Sertifikat ISO SAMBOJA. Sertifikat International Organization for Standardization (ISO) 9001-2000 yang diterima Rumah Sakit Umum (RSU) Aji Batara Agung Dewa Sakti (Abadi), Samboja, merupakan kebanggaan tersendiri masyarakat sekitar maupun Pemkab Kukar. Penghargaan di bidang pelayanan kesehatan dunia diterima RSU Abadi juga merupakan kebanggaan Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak.  RSU Abadi Samboja Terima Sertifikat ISO
"Sangat membanggakan karena seiring dengan kebutuhan masyarakat kita yang perlu pelayanan prima," kata Gubernur Awang saat berkunjung ke RSU Abadi di Km 50 Jalan Handil-Balikpapan, Sabtu (17/1). Gubernur berbicara di depan Pejabat (Pj) Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Sjachruddin, Direktur RSU Abadi Samboja dr Jantje Taroreh dan segenap karyawan rumah sakit tersebut. Berdasarkan prestasi diraih rumah sakit yang berkapasitas 52 tempat tidur ini, Gubernur Awang minta setiap instansi yang melayani publik meningkatkan layanannya. "Sebab kita ini adalah pelayan rakyat, bukan minta dilayani rakyat," tegas Awang Faroek, disambut tepuk tangan meriah para karyawan RSU Abadi maupun undangan lainnya. Sertifikat ISO 9001-2000 memang tentang manajemen mutu dan audit mutu. RS Abadi memperolehnya dari Worlwide Quality Assurance, lembaga sertifikasi manajemen mutu internasional. "Kami berjuang hingga dua tahun, dan sangat intensif dalam 7 bulan terakhir," kata dr Jantje Taroreh. Turut membantu dan mendampingi program manajemen mutu ini adalah konsultan ISO 9001 Drs Qomaruddin M Kes yang juga auditor mutu bersertifikat IRCA: IQ-LA4939 dari Universitas Gadjah Mada dan Dr Harry Paraton SpOG tim auditor ISO 9001:2000 WQA dari Universitas Airlangga. Salah satu proses peningkatan mutu layanan melalui ISO 9001:2000 ini adalah pembuatan prosedur tetap (protap) layanan yang diberikan kepada pasien, dari penerimaan pasien, apakah di unit gawat darurat atau di resepsionis, hingga pengambilan obat di apotek atau prosesi jenazah di kamar mayat, semua dibuatkan protapnya. "Jadi dengan adanya protap ini, semua pihak di rumah sakit mengetahui apa yang harus dilakukan bila berhadapan dengan pasien dan keluarganya," sambung drg Achmad Arifin, ketua panitia tim sertifikasi. Dengan pengetahuan protap itu, antara lain mengharuskan semua karyawan tersenyum pada pasien, mutu layanan RS Abadi pun meningkat pesat hingga layak mendapat sertifikat ISO 9001-2000. (hmp05) Sumber: http://www.sapos.co.id/berita/index.asp?IDKategori=278&id=5416 |